Kucing dan anjing adalah hewan yang banyak diminati oleh manusia untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Selain karena menggemaskan, dua hewan ini dapat dijadikan sebagai teman bermain. Banyak yang beranggapan bahwa anjing dan kucing adalah dua hewan yang tidak bisa akur satu sama lain. Namun nyatanya dua hewan ini dapat hidup berdampingan dengan akur. Tentunya dengan perawatan dan perlakuan yang khusus sehingga kucing dan anjing tidak saling bertengkar. Dalam siaran radio Tracie Hotchner menjelaskan berbagai cara merawat kucing sekaligus anjing dalam satu rumah. Dalam acara tersebut di sebutkan bahwa dalam merawat kucing dan anjing dalam satu rumah perlu memahami respon yang diberikan oleh kedua hewan tersebut. Berikut adalah cara merawat kucing dan anjing.
Mempertemukan sejak kecil

Lebih mudah bagi pemelihara kedua hewan ini untuk menyatukannya dengan merawatnya dari sama-sama masih kecil. Apabila di pertemukan sejak masih kecil maka kedua hewan ini belum memiliki sejarah atau pengalaman yang membuat trauma shingga dapat saling menerima keberadaan masing-masing. Kedua hewan ini juga akan tumbuh secara bersama-sama dan akan melalui berbagai hal bersama sehingga membuat ikatan yang kuat.

Memenuhi kebutuhan privasi kucing

Kucing dikenal sebagai hewan yang mempunyai privasi. Adakalanya kucing ingin menikmati waktunya sendiri tanpa diganggu oleh siapapun. Pemelihara dapat memisahkan litter box kucing atau tempat untuk buang air kucing, dan pastikan jauh dari anjing sehingga tidak mengganggu privasi kucing.
Memberikan ruang tersendiri untuk kucing

Selain litter box sediakan juga tempat tersembunyi untuk kucing beristirahat saat tidak ingin diganggu, usahakan di tempat yang tinggi agar tidak dapat di jangkau oleh anjing.

Mengawasi atau memperhatikan anjing

Karena insting alami yang dimiliki oleh seekor anjing, biasanya anjing cenderung sedikit lebih susah dalam memperkenalkan diri kepada kucing. Anjing adalah hewan yang suka mengejar sesuatu yang bergerak, sehingga pemelihara perlu memperhatikan agar saat kucing akan kabur atau berlari tidak dikejar oleh anjing. Hal ini dapat menyebabkan ketakutan pada kucing, untuk mengatasi hal ini pemelihara dapat memasangkan leash pada anjing agar mudah di kontrol dan kucing merasa nyaman serta aman.

Kesabaran dalam masa perkenalan

Yang harus dimiliki oleh pemelihara selain dengan materi adalah kesabaran. Karena menyatukan dua hewan ini membutuhkan waktu yang tidak cepat. Kucing tidak menyukai perubahan yang terjadi secara drastis dilingkungannya. Oleh sebab itu dibutuhkan sedikit demi sedikit pendekatan. Untuk kali pertama perkenalan pemelihara dapat memisahkan ruang untuk kedua hewan tersebut dan membuat ruangan yang dapat diterima oleh kedua hewan tersebut saat bertemu. Pemilhara juga perlu untuk memberikan kasih sayang kepada masing-masing hewan agar ketika dipertemukan hewan tersebut merasa aman karena mempunyai pelindung.

Mengakrabkan dengan bau

Kedua hewan ini dikenal dengan indra penciumannya yang tajam. Sebelum mempertemukan kedua hewan tersebut pemelihara dapat membiasakan dengan bau-bauan yang terdapat pada tempat yang biasa mereka tempati. Sebagai contoh pemelihara dapat menggosokkan kain pada anjing dan meletakkannya pada ruangan kucing atau agar lebih spesifik lagi pada sudut-sudut yang sering dijumpai oleh kucing seperti disamping tempat makan kucing atau tempat tidur agar kucing terbiasa dengan bau tersebut. Dan lakukan hal sebaliknya yang sama dengan anjing, dengan membiasakan mencium bau tersebut membuat kucing dan anjing saat dipertemukan tidak kaget merasa sedikit relaks karena sudah terbiasa.

Beberapa hal diatas adalah langkah-langkah yang di jelaskan dalam siaran acara radio Tracie Hotchner yang dapat dilakukan oleh siapapun yang ingin memelihara kedua hewan menggemaskan tersebut agar dapat akur sekaligus mematahkan pepatah “bagaikan kucing dan anjing” karena pada kenyataannya kucing dan anjing dapat disatukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *